KUMPULAN PUISI ANAK INDONESIA

“KUMPULAN PUISI ANAK INDONESIA” 

  1. MENTARI
    Hai mentari pagi
    Hari ini kau datang tampak cerah sekali
    Engkau datang tiap hari
    Untuk sumber energi pribumi
    Semua orang berlari pagi
    Untuk menyehatkan diri
    Tanpa kau, hai mentari
    Di seluruh bumi ini
    Akan mati tiada lagi
  2. MU’JIZAT DI ATAS DOA
    Segudang harapan manusia
    tersimpan dalam kata – kata
    Terpanjatkan bersama untaian suara
    yang berisi harapan tuk kehidupan
    Untukmu para siswa Indonesia,
    untaian harapanmu tersimpan dalam doa.
    Terus dan teruslah berdoa
    mendekatlah kepada sang pencipta
    Kuasa ada bersamaNya
    Tak perlu kau resah
    pabila harapan tidak terwujudkan
    Janganlah berputus asa dan tetap berdoa
    karena doa adalah mu’jizatNya
  3. IRAMA NUSANTARA
    Meliuk, membentang, dan menggejola
    Perihalmu menampilkan
    Pabila satu, pabila dua, pabila tiga
    Itu pastilah berbeda
    Sedikit orang yang memperlihatkan
    Apalagi mengerti perihalmu beda itu
    Tak sedikit darah yang ditumpahkan
    ataupun harta dikobarkan
    Tuk menebus gejolak iramamu itu
    Memang hanya satu yang dapat
    meredam ,meluluh, bahkan menyirnakan
    Pabila persatuan tertancapkan di irama nusantaramu
    1. BUAT IBU TERCINTA
      Ibu,
      kala aku beranjak dewasa,
      kala aku membutuhkan tempat bertanya,
      kenapa Ibu pergi?
      Ibu,
      ibu tahu tidak kalau aku sedih?
      ibu tahu tidak kalau aku takut?
      tapi kenapa Ibu pergi?
      Ibu,
      bicara dong, kenapa cuma diam saja?
      memang beban ini cuma milikku saja?
      Ibu,
      kalau memang begitu adanya,
      doakan aku supaya kuat,
      doakan aku supaya bijak
      dan tidak terinjak-injak…

Dari putrimu
yang sangat menyayangi,
merindukan,
dan membutuhkanmu….

  1. KEMERDEKAAN INDONESIA
    Aku bisa tertawa
    Aku bisa bergaya
    Aku bisa berpesta
    Aku bisa tamasya
    Karena Indonesia telah merdeka
    Kemerdekaan yang mahal harganya
    yang tak dapat diukur dengan harta
    sekalipun segunung, sepulau bahkan sebenua
    Kini kewajibanku sebagai anak bangsa
    Belajar tekun untuk membangun bangsa
    Agar nanti menjadi negara yang kaya raya

Aku ingin….
Pahlawan yang telah gugur dahulu
dapat tertawa lega melihat anak cucunya bahagia
Mereka dapat tidur nyenyak di sisi-Nya

  1. POTRET NEGERI

Karya         : Hasti Dwi Nugrahani

Aku berdiri menatap langit bangsaku…biru, abu-abu…lalu menghitam
Lukisan indah alam negeri berubah menjadi pemandangan penuh haru
Di setiap sudut bumi pertiwi menangis…sedu sedan..
Perut membuncit, raga hanya belulang yang sesaat lagi akan patah

Ibu pertiwi…aku tak pernah lagi melihat senyummu
Tak jua kembali aku mendengar petuah-petuahmu
Yang ada kini kau membisu diantara keluh kesah anak negeri
Semakin hari semakin membuatmu nelangsa

Tanah airku tak lagi punya belantara, laut melepas, atau gunung menjulang
Panas, datar, bah, api, kerontang, hitam mengabu, semuanya kini jadi warnamu
Menangisku hampir membakar pelupuk mata…sendu…pilu…
Sementara sanubariku terpekur, tak sanggup menatap dunia

Ibu pertiwi tiba-tiba menamparku, berkali-kali, bertubi-tubi !
Sakit, perih, tapi aku merasakan kasih yang selama ini hilang ditelan kesombongan
Mataku terbelalak saat hutanku terbakar, lautku tercemar, dan gunungku meletus
Bah menelan tempat tinggal kami, asap membumbung menyesakkan dada

Rasanya tak ada lagi waktu untukku terisak kembali
Menatap negeri tercinta dalam lahat kehancuran
Indonesia, aku tak ingin kehilangan tanah kelahiranku
Tanah yang akan dan selamanya menjadi tumpah darahku

Kurajut asa lukisan negeri ini hanya sepintas lalu…
Berlalu..berlalu..dan berganti potret abadi bersama Indonesia sejati
Biarlah nanti lukisan pedih tanah air terbingkai dalam kenangan
Karena cinta akan membawa kedamaian dan kebaikan
Kapanpun…dimanapun…siapapun…dan selamanya…

  1. CINTAKU PADA NEGERI INI

Karya              : Paundara

warnanya biru
langit luas dalam cengkraman awan gelap
warnanya biru
lautan dan ombak yang tak pernah mesra
warnanya hitam
tanah gersang dan batang pohon yang berderak rapuh
warnanya hitam
luapan lumpur rawa yang menghisap pepohonan
negeri ini tak indah lagi
tanah ini tak hangat lagi
jiwa jiwa merapuh dalam asa yang senyap
karena rumput dan bunga tak lagi bisa teriak, bernyanyi atau mengeluh
namun kakiku berpijak disini
dan menyirami mimpi dengan air mataku
tanah airku adalah pembangun cinta
dan aku adalah jiwa yang ditumbuhkannya
aku mencintai seluruh tanah yang gersang dan retak
seluruh lautan yang senyap oleh ikan yang berlalu
dan saat airmataku tak lagi mampu menumbuhkan harapan
darahku mengalir disana untuk sebuah asa kehidupan

  1. KAMI PEWARIS NEGERI INI

Karya              : Paundara

kami disini…
menatap langit membelah cakrawala tanah air kami
tak apa,
bersandal jepit kami bersekolah
kadang tak beralas ini kaki dengan sepatu model terbaru
melewati tanah basah kaki-kaki kami
dimana tersiram hujan sawah padi menguning
menelusuri ngarai sungai
berlari kami pada tanah pertiwi,hijau menghampar surga hutanku
sesekali menyeka peluh pada wajah
peluh jatuh dari badan karena cinta pada negeri
karena cita-cita tanah air gemilang ada pada puncak jiwa kami
tak gentar kami bila badai hujan menghadang
dimana membasahi baju dan tas terbuat dari anyaman bambu
karena kami tahu membangun tanah air adalah mulia

gunung krakatau menampakan kegagahanya
karang dihantam deburan ombak mengila
tetap kokoh ia berdiri
jiwa semangat ditempa sang guru
agar tak menjadi generasi cengeng

lihat…!
matahari mulai menampakan sinar cahayanya
berlari kita bersama
menuju indonesia bangkit
karena kami pewaris negeri ini.

  1. NEGERI YANG TERLUKA

Karya              : Febry Abrar

Ibu pertiwi seperti buku yang tergeletak,
lupa tak tersentuh,
dan membiarkan anak negeri berlari dengan senja,
setelah lelah menantang mentari pagi.

Ibu pertiwi seperti Durga yang terbelalak,
melihat tugu yang runtuh,
dan membiaskan rona yang berbusur seroja,
menuju ke pusara yang diguyur doa dan sesaji,
Visit Indonesia, Enjoy Jakarta, Stay with us …..
But what for ???

  1. SATU BUAT IBU PERTIWI

Negri Langit Biru
Dalam dongeng Ibuku…
Tentang Tanah harum
Di Ujung Pulau
Yang Kehilangan Bapa
Sunyinya nyanyian
Anak-anak seribu pulau

Rataplah….
Senyum-senyum awan
Yang Hampir Pudar
Bunga-bunga indah
Yang Berguguran
Hilangnya Buaian-buaian angin
Yang Lembut
Tentang benang-benang
Yang kusut
Kaca-kaca yang retak
Dalam keluh kesahnya

Dekaplah…
Seribu pulau yang sedang piatu
Taburkan Bunga-bunga
Yang Kembali Mekar
Rentangkan benang-benang yang kusut
Satukan kaca-kaca yang retak
Dalam Satu Ibu

Agar Awan-awan Kembali Tersenyum
Dalam persembahahan
Nyanyian Anak-anak Seribu pulau
Untuk Satu
Ibu Pertiwi.

  1. ANTARA AKU, ANGIN, DAN BANGSAKU

Karya              : Zie Noer

kala itu aku tersindir
oleh desir angin yang mengisyaratkan kegetiran
kalau bukan karena firman tuhan
aku tak akan sudi lagi menari
di atas hamparan mega birumu
tak sudi aku menyaksikan bangsamu
yang dipenuhi darah amarah

diamlah kau angin!
jangan kau salahkan bangsaku
kau hanya bisa mencibir
menyebarkan kejelekan bangsaku kenegeri-negeri tetangga
tidakkah kau ingat di negeri siapakah kau sedang menari
negeriku negeri suci
bangsaku bangsa beradab!

kesucian negerimu hanyalah rekayasa belaka
berapa juta galon darah tertumpahkan di negerimu
atas nama kesucian menurut versi bangsamu
kau kemanakan daftar orang-orang hilang
yang sampai aku serenta ini
tidak ada kabar yang jelas
itupun atas nama keberadaban
menurut versi bangsamu

sindiran itu masih mengabut dalam kalbuku
mengaburkan pandangan cintaku pada ibu pertiwi
akankah kecintaanku pada negeri ini luntur
akankah kidung cinta yang senentiasa kudendangkan pada ibu pertiwi harus terhenti

tak mungkin aku memandang sebelah mata
pada tanah airku yang kucinta
wahai dunia
tunggulah saatnya
ketika bangsaku telah sembuh
mercusuar dunia akan berada dalam tangan kami!

sang angin tersenyum sinis
dianggapnya aku bangsa bedebah yang membual
ia berlalu sambil berkata
semoga tuhan memberimu keberuntungan

ngayogyakarta hadiningrat
segaris dengan puncak merapi

12. THE LITTLE BLACK BOY

Puisi bahasa inggris dibawah ini dibuat oleh pengarang terkenal  William Blake, menceritakan tentang anak laki-laki

My mother bore me in the southern wild,
And I am black, but O my soul is white!
White as an angel is the English child,
But I am black, as if bereaved of light.

My mother taught me underneath a tree,
And, sitting down before the heat of day,
She took me on her lap and kissed me,
And, pointing to the East, began to say:

‘Look on the rising sun: there God does live,
And gives His light, and gives His heat away,
And flowers and trees and beasts and men receive
Comfort in morning, joy in the noonday.

‘And we are put on earth a little space,
That we may learn to bear the beams of love;
And these black bodies and this sunburnt face
Are but a cloud, and like a shady grove.

‘For, when our souls have learned the heat to bear,
The cloud will vanish, we shall hear His voice,
Saying, “Come out from the grove, my love and care,
And round my golden tent like lambs rejoice.”‘

Thus did my mother say, and kissed me,
And thus I say to little English boy.
When I from black, and he from white cloud free,
And round the tent of God like lambs we joy,

I’ll shade him from the heat till he can bear
To lean in joy upon our Father’s knee;
And then I’ll stand and stroke his silver hair,
And be like him, and he will then love me.

13. THE ONE BEST FRIEND

Puisi pershabatan karya dari By Belle, bagaimana pujangga ini mengungkapkannya dalam bahasa inggris mari kita simak kehebatannya

Thanks for being there for me,
through good times and bad times.
I will be on your side even if the the world ends.
When the world is going,
I will be here,
now and until the end.
Your my very best friend.
The one that I look up to.
The one that I run to, when I have a problem.
The one that I talk to.
Your the one best friend that was always there for me.
I wanna thank you for all the things you gave and showed me.

  1. THANKS

Puisi terima kasih dari pujangga inggris bernama Sheila Cheasbro,

You’re my friend because you’re always there,
If there’s sadness around or in the air,
At night, in the morning or anytime of day,
You’re there to cheer me up and chase the sadness away.

I just want to thank you for all you’ve done,
You’ve helped me through a lot, you’re really number one.
Thanks for all the good times that we share,
It shows that you’re one who really does care.

Thanks for being there when time got rough,
You make it easier when times get too tough
Thanks for being there each and every day,
Thanks for being you in that very special way.

  1. ARE YOU MY FRIEND…???

Sebuah puisi yang mempertanyakan tentang persahabatan dan dituliskan dalam rangkaian kata kata bahasa inggris. Apakah benar anda menjadi teman saya…
Karya              : James Brinkworth

Will you be there when I’m down,
And catch me when I fall?
Will you hold me when I need
To feel the warmth of your touch?

Will you laugh when I laugh,
And cry when I cry?
Will you let me rant and rave,
When I need to let off steam?

Will you discuss those painful things,
That you’d rather not think about?
Like the times we’ve hurt each other,
And promised would never do so again?

Will you say the right thing,
When all I’ve heard is the wrong?
And tell me soothing words,
That make the pain I feel subside?

Will you understand me when I say,
“I can’t see you now, go away”?
Will you come back when I call,
As if nothing happened at all?

If you’ll do these things for me,
And keep smiling all the way.
If you’ll be with me through the bad times,
As well as the good.

Then truly you are my friend,
My pal, my mate and my confidante.
And that means so much to me.
I thank you dearly, for being there,
You, My Friend.

  1. A TRUE FRIEND

Lagi sebuah puisi tentang persahabatan karya dari Ashley Montgomery, bagaimaa sahabat sejati ada dalam hidup kita semua sebagai manusia dan anak adam

A true friend never walks away
A true will always stay
A true friend looks out for you

A true friend will guard your secrets
Like a precious gift
A true friend is there for you
To give you a helpful lift

A true friend tries to make you smile
Tries to replace that frown
They may not always succeed
But they rarely let you down

These arms for you are open
This heart for you does care
And when I think you need me
I’ll try to always be there

I’ll listen to your fears
I promise not to laugh
Comfort your falling tears
I’ll make this friendship last

I’ll keep you near to my heart
I’ll always hold you dear
Even when we’re miles apart
Even when you’re here

I hope I am to you
Everything you are to me
For the friendship we have
Is a special one indeed.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s